BATU BARA, — DPRD Kabupaten Batu Bara telah melaksanakan Reses Tahap I Tahun 2026 di seluruh dapil (daerah pemilihan) yang ada di Kabupaten Batu Bara. Senin (30/03).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi dan usulan dari masyarakat untuk dijadikan bahan dalam pembahasan P. APBD 2026 dan R. APBD 2027.
Kegiatan reses ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan partai politik. Mereka membahas berbagai masalah yang ada di kecamatan masing-masing, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Dapil I: Lima Puluh, Lima Puluh Pesisir, dan Datuk Lima Puluh
Anggota DPRD Dapil I menerima usulan terkait perbaikan jalan, irigasi, dan fasilitas kesehatan. Mereka juga membahas tentang pengembangan potensi ekonomi lokal, seperti pertanian dan perikanan.
Dapil II: Talawi dan Datuk Tanah Datar
Dapil II menerima usulan terkait perbaikan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan. Mereka juga membahas tentang pengembangan pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut.
Dapil III: Tanjung Tiram dan Nibung Hangus
Anggota DPRD Dapil III menerima usulan terkait perbaikan lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan pengendalian banjir. Mereka juga membahas tentang pengembangan ekonomi lokal, seperti pariwisata dan perikanan.
Dapil IV: Sei Balai
Dapil IV menerima usulan terkait perbaikan infrastruktur, seperti jalan dan irigasi. Mereka juga membahas tentang pengembangan pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut.
Dapil V: Medang Deras
Anggota DPRD Dapil V menerima usulan terkait perbaikan lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan pengendalian banjir. Mereka juga membahas tentang pengembangan ekonomi lokal, seperti pertanian dan perikanan.
Dapil VI: Sei Suka dan Laut Tador
Dapil VI menerima usulan terkait perbaikan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan. Mereka juga membahas tentang pengembangan pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut.
Dapil VII: Air Putih
Anggota DPRD Dapil VII menerima usulan terkait perbaikan infrastruktur, seperti jalan dan irigasi. Mereka juga membahas tentang pengembangan pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut, serta meminta kepada Bupati untuk melakukan pendataan ulang penerima bantuan PKH dan mengatur harga pupuk subsidi.
Dengan adanya kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi dan usulan masyarakat dapat dijadikan bahan dalam pembahasan P. APBD 2026 dan R. APBD 2027, sehingga pembangunan di Kabupaten Batu Bara dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
(RR)


