Iklan

Iklan

 
,

Iklan

Polda Kalteng Optimalkan Serbuk Tepung Singkong Hertindo AF31 untuk Padamkan Bara di Lahan Gambut

xtrens
Jumat, 04 September 2026, 16:59 WIB Last Updated 2026-09-04T09:59:49Z

 


Foto : Kapolda Kalteng di lokasi karhutla di Jalan Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).


PALANGKA RAYA Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengoptimalkan inovasi pemadam kebakaran berbahan dasar tepung singkong bernama Hertindo AF31 untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut.


Inovasi tersebut merupakan dukungan dari Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri dan dinilai efektif untuk membantu memadamkan bara api yang berada di bawah permukaan lahan gambut.


Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, penanganan karhutla di lahan gambut memiliki tantangan tersendiri. Meski api di permukaan telah dipadamkan, bara api masih dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan berpotensi kembali terbakar.


“Ini yang kerap menimbulkan asap tebal dan berpotensi memicu kebakaran ulang ketika tertiup angin,” kata Iwan saat meninjau lokasi karhutla di Jalan Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).


Menurutnya, Hertindo AF31 digunakan dengan cara dicampurkan bersama air sebelum kemudian diinjeksikan ke titik bara yang berada di bawah permukaan gambut.


Dalam proses pencarian titik bara, petugas juga memanfaatkan drone thermal untuk mendeteksi sumber panas secara lebih akurat.


“Dengan drone thermal, titik bara dapat dideteksi secara akurat sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien, terutama di tengah keterbatasan sumber air saat musim kemarau,” jelasnya.


Iwan menerangkan, setiap kantong serbuk pemadam tersebut memiliki berat 25 kilogram. Serbuk kemudian dicampurkan dengan sekitar 100 liter air sebelum digunakan untuk melakukan pembasahan dan penyekatan bara di bawah permukaan gambut.


Untuk satu tampungan berkapasitas 1.200 liter air, dibutuhkan sekitar 12 kantong serbuk.


“Fungsinya untuk menyekat bara-bara api yang ada di bawah gambut,” ujarnya.


Polda Kalteng memastikan bantuan serbuk pemadam dari Mabes Polri melalui Korbrimob tersebut telah didistribusikan ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Material itu digunakan dalam kegiatan pembasahan lahan yang terdampak karhutla.


Iwan berharap penggunaan inovasi tersebut dapat mempercepat proses pemadaman sekaligus memastikan bara di bawah permukaan gambut benar-benar mati.


“Ini akan lebih efektif dan lebih cepat padam. Baranya juga mati sehingga tidak menimbulkan asap,” katanya.


Dengan dukungan teknologi deteksi panas dan penggunaan bahan pemadam Hertindo AF31, Polda Kalteng menargetkan penanganan karhutla di kawasan gambut dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta membantu mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.


(AF/Bara)

Iklan