Iklan

Iklan

,

Iklan

INALUM Kenalkan Green Aluminium di ICMC 2026, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Mineral Global

xtrens
Jumat, 12 Juni 2026, 09:57 WIB Last Updated 2026-06-24T02:57:57Z

 



JAKARTA  – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menunjukkan komitmennya dalam mendorong industri aluminium berkelanjutan dengan berpartisipasi pada Indonesia Critical Minerals Conference (ICMC) 2026. Forum internasional tersebut dihadiri lebih dari 3.500 delegasi dari 45 negara serta menghadirkan 120 pembicara dari berbagai kalangan industri dan pakar mineral dunia, Jumat 12 Juni 2026.


Dalam ajang tersebut, INALUM memperkenalkan konsep Green Aluminium sebagai wujud komitmen perusahaan menghadirkan industri aluminium yang berdaya saing global sekaligus mendukung transisi menuju industri yang lebih ramah lingkungan.


Keikutsertaan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dalam forum ini juga menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem rantai pasok aluminium nasional yang terintegrasi. Salah satu pencapaian yang disoroti adalah beroperasinya refinery BAI, yang dinilai menjadi bukti keberhasilan transfer teknologi sekaligus pembangunan kapabilitas nasional dalam mendukung program hilirisasi mineral Indonesia.


Direktur Pengembangan Usaha INALUM, Arief Haendra, turut ambil bagian dalam sesi Roundtable Business Discussion. Forum tersebut membahas berbagai peluang investasi dan perdagangan komoditas mineral serta bahan kimia antara Indonesia, negara-negara Afrika, dan Amerika Latin sebagai upaya memperkuat kerja sama ekonomi lintas kawasan.


Sementara itu, Direktur Keuangan INALUM, Ken Permana, menyampaikan bahwa industri aluminium global saat ini memasuki babak baru. Menurutnya, permintaan aluminium terus meningkat seiring percepatan elektrifikasi, pembangunan energi terbarukan, serta perkembangan teknologi berbasis aluminium yang menjadikan logam tersebut sebagai salah satu material strategis masa depan.


Partisipasi INALUM dalam ICMC 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam mendorong investasi, mempercepat hilirisasi, serta mengembangkan rantai pasok mineral strategis di tingkat internasional.


Melalui forum ini, INALUM juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra global guna memperluas jaringan kerja sama dan mendukung pengembangan industri mineral nasional yang berkelanjutan.

Iklan