BATU BARA — Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Bola Kaki Indrapura berlangsung meriah dengan menampilkan beragam etnis dan budaya daerah. Namun, sejumlah seniman musik Melayu asal Kabupaten Batu Bara mengaku tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Menurut Ketua Seniman Musik Melayu Kabupaten Batu Bara mengatakan hingga pelaksanaan acara, pihaknya belum menerima konfirmasi dari panitia untuk berpartisipasi dalam PSBD tahun ini. Ia mengaku kecewa karena seniman daerah seharusnya menjadi bagian dari kegiatan yang mengangkat identitas budaya Batu Bara.
Hal senada disampaikan Abdul Gani S.Sos, Ketua Gelanggang Batu Bara Meronggeng (Gebeng) Melayu. Ia menjelaskan bahwa kelompok seni yang dipimpinnya hanya mendapat tawaran tampil di stand etnis Melayu, bukan di panggung utama.
Menurutnya, meskipun Gebeng Melayu belum besar, mereka telah berkiprah di berbagai ajang, termasuk tampil empat kali di TVRI Medan dan meraih Juara III Festival Musik Melayu se-Sumatera Utara.
“Harapannya, kegiatan seperti PSBD ke depan bisa lebih melibatkan seniman lokal agar menjadi ajang apresiasi dan kebanggaan bersama,” ujarnya.

