MEDAN - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe. Apresiasi ini diberikan atas gerak cepat dalam merealisasikan pengaspalan jalan lintas Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) - Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) via Sipiongot.
Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede menilai, langkah taktis yang ditunjukkan oleh kepemimpinan Bobby Nasution beserta jajaran Dinas BMBKCK Sumut merupakan jawaban konkret atas kerinduan mendalam masyarakat Sipiongot yang telah menantikan infrastruktur jalan layak selama puluhan tahun.
"Kami dari DPD IMM Sumatera Utara mengapresiasi penuh komitmen dan kinerja nyata Pak Gubernur Bobby Nasution, serta kerja keras jajaran Dinas BMBKCK Sumut di bawah komando Pak Chandra Dalimunthe. Pengaspalan di ruas Sipiongot ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan momentum hadirnya keadilan sosial bagi warga yang sudah puluhan tahun mendambakan jalan mulus," ujar Rahmat Taufiq Pardede kepada wartawan di Medan, Rabu (24/6/2026).
Rahmat Taufiq menekankan bahwa pengerjaan proyek yang berjalan melampaui target awal—seperti ruas Hutaimbaru-Sipiongot yang telah terealisasi melampaui target berkala—menunjukkan manajemen pengawasan dan eksekusi lapangan yang sangat matang dari dinas terkait.
IMM Sumut menilai akselerasi ini membuktikan koordinasi yang solid antara visi pembangunan Gubernur dan eksekusi teknis oleh Kepala Dinas BMBKCK Sumut.
"Keluhan warga Sipiongot mengenai akses jalan akhirnya tidak hanya didengar, tetapi langsung dieksekusi secara nyata dengan progres yang menggembirakan. Ini membuktikan Pemprov Sumut memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan komitmen kuat untuk membangun daerah dari pinggiran," tambah Rahmat Taufiq.
Lebih lanjut, Rahmat Taufiq berharap agar konektivitas yang menghubungkan wilayah Padang Lawas, Labuhanbatu, dan Tapanuli Selatan ini terus digenjot penanganannya sesuai target interkoneksi penuh pada tahun 2028. Akses jalan yang baik diyakini akan langsung mendongkrak urat nadi perekonomian, mobilitas pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat setempat.
"Jalan adalah urat nadi perekonomian. Dengan diaspalnya jalan lintas Sipiongot ini, kami optimis perputaran ekonomi antar-kabupaten akan meningkat tajam. Kami dari DPD IMM Sumut akan terus mendukung dan mengawal program-program pro-rakyat seperti ini demi Sumatera Utara yang lebih maju," pungkas Rahmat Taufiq Pardede.
Sebelumnya diberitakan, warga Sipiongot mengaku sangat bahagia menyusul dimulainya pengaspalan di wilayah mereka menggunakan lapisan AC-BC oleh Dinas BMBKCK Sumut. Gubernur Bobby Nasution sendiri menargetkan interkoneksi jalan Paluta-Tapsel via Sipiongot ini sepenuhnya rampung pada tahun 2028 demi pemerataan pembangunan ke pelosok daerah.
(R Ramadhan)


