Iklan

Iklan

 
,

Iklan

Malik Bawa Korban Tersambar Petir ke RSUD Batu Bara

xtrens
Senin, 14 September 2026, 21:06 WIB Last Updated 2026-09-14T14:11:10Z
Foto: Malik bersama korban berada di RSUD Batu Bara 


BATU BARA Seorang nelayan yang menjadi korban terkena percikan sambaran petir saat melaut akhirnya mendapatkan perawatan medis di RSUD Batu Bara setelah korban dibawa Muhammad Yusuf, yang akrab disapa Malik, ke rumah sakit, Senin (14/9/2026).


Setelah peristiwa naas yang menimpa pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, Saiful Bahri (32) yang tinggal dengan keluarganya di Dusun VI Pajak Mini, Desa Suka Jaya, Kecamatan Tanjung Tiram hanya terbaring dilantai rumahnya dengan  pengobatan sealahkadarnya.


Mendapat informasi mengenai kondisi korban, Malik kemudian mendatangi rumah Saiful Bahri. Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis, Malik berinisiatif membawa korban ke RSUD Batu Bara untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.


Malik mengatakan, tindakan tersebut dilakukan semata-mata sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.


"Saya hanya membantu sesama. Mudah-mudahan korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa," ujarnya.


Menurut Malik, profesi sebagai nelayan merupakan pekerjaan yang mulia. Para nelayan, kata dia, memiliki peran penting dalam menyediakan berbagai hasil laut yang dikonsumsi masyarakat.


"Nelayan adalah profesi yang terpuji. Tanpa nelayan, tentu kita tidak bisa menikmati berbagai hasil laut yang ada," katanya.


Ia berharap perhatian terhadap kondisi para nelayan terus ditingkatkan, terutama ketika mereka menghadapi musibah maupun kesulitan saat menjalankan aktivitas di laut.


[Bara]




Iklan