Iklan

Iklan

 
,

Iklan

PKH dan Pupuk Subsidi Jadi Sorotan DPRD Batu Bara di Laporan Reses

xtrens
Kamis, 13 Agustus 2026, 22:14 WIB Last Updated 2026-08-13T15:14:11Z

 

Ketua DPRD Safi'i, SH dan dihadiri Wakil Bupati Syafrizal


BATU BARA — Rapat Paripurna Laporan Reses Tahap II Tahun 2026 DPRD Kabupaten Batu Bara digelar Kamis 13 Agustus 2026 di Gedung DPRD Batu Bara. Rapat dipimpin Ketua DPRD Safi'i, SH dan dihadiri Wakil Bupati Syafrizal.


Selain pimpinan DPRD, hadir juga Wakil Ketua Nurhaji dan Rodial, Plt Sekwan Hardiman Sihombing, seluruh anggota dewan, OPD dan unsur Forkopimda. Agenda paripurna difokuskan pada penyampaian hasil reses anggota DPRD ke 7 dapil.


Dalam pemaparannya, juru bicara Dapil VII Heri Suhandani, SE menyampaikan dua poin penting dari Kecamatan Air Putih. Pertama, terkait penerima bantuan PKH agar dilakukan pendataan ulang supaya tepat sasaran. Kedua, terkait harga pupuk subsidi agar dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi agar terjangkau petani.


Sementara itu, 6 dapil lainnya juga menyampaikan hasil pertemuan dengan masyarakat. Dapil I oleh M. Safi'i menyasar 3 kecamatan. Dapil II oleh H. Rohadi di Talawi dan Datuk Tanah Datar. Dapil III oleh Nafiar di Tanjung Tiram dan Nibung Hangus. 


Dapil IV oleh Makhdalena Sianipar di Sei Balai, Dapil V oleh Syaiful Bakhari di Medang Deras, dan Dapil VI oleh Leonardo Purba di Sei Suka dan Laut Tador. Pertemuan dilakukan di puluhan desa dan kelurahan dengan melibatkan kepala desa dan tokoh masyarakat.


Seluruh anggota DPRD menyatakan aspirasi yang masuk akan diteruskan ke Pemkab Batu Bara. Dewan meminta pemerintah segera mengambil langkah kebijakan untuk menjawab persoalan yang disampaikan masyarakat.


Lebih lanjut, DPRD menyebutkan hasil reses ini akan digunakan sebagai bahan dalam pembahasan P-APBD 2026 dan R-APBD 2027. Dengan begitu, program pembangunan dapat disusun berdasarkan skala prioritas yang benar-benar dibutuhkan warga.


Ketua DPRD Safi'i, SH dalam kesempatan itu menegaskan fungsi reses adalah untuk menyerap aspirasi secara langsung. DPRD akan terus mengawal agar setiap usulan tidak berhenti di atas kertas, tetapi diwujudkan dalam program nyata.


(Red)

Iklan