Iklan

Iklan

 
,

Iklan

Pengusaha Meubel Tolitoli Keluhkan Sulitnya Bahan Baku Kayu, Aktivitas Tambang Dinilai Ancam Tenaga Kerja dan Lingkungan

Kamis, 13 Agustus 2026, 19:01 WIB Last Updated 2026-08-13T12:35:40Z



TOLITOLIHingga berita ini diturunkan, Kamis (13 Agustus 2026), salah satu pengusaha mebel di Kabupaten Tolitoli mengeluhkan semakin sulitnya mendapatkan bahan baku kayu untuk kebutuhan usaha.


Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di tengah banyaknya kayu yang justru keluar dari daerah. Di sisi lain, aktivitas pertambangan yang berkembang turut berdampak terhadap ketersediaan tenaga kerja bagi usaha mebel lokal.


“Sulitnya membeli kayu di Tolitoli. Lebih banyak kayu yang keluar, sementara kami membutuhkan bahan baku untuk usaha,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran aktivitas tambang membuat sebagian tenaga kerja yang selama ini bekerja di sektor mebel beralih mencari pekerjaan di sektor pertambangan.


“Dengan adanya aktivitas tambang, tenaga kerja kami juga banyak yang lepas,” katanya.


Ia berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan keberlangsungan usaha mebel dan industri pengolahan kayu lokal, khususnya terkait ketersediaan bahan baku serta tenaga kerja.


Selain persoalan tenaga kerja dan bahan baku, ia menyoroti dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan. Menurutnya, kegiatan pertambangan perlu mendapat pengawasan serius agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.


“Seharusnya yang merusak lingkungan itu adanya tambang,” ujarnya.


Ia meminta pemerintah dan pihak terkait melakukan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan serta memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat, pelaku usaha lokal, tenaga kerja dan lingkungan di Kabupaten Tolitoli.

xtrens

Iklan