BATU BARA – Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Batu Bara, Abdillah Azis Tarigan, S.H., mengapresiasi komitmen Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.H., dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Program tersebut diwujudkan lewat pemanfaatan lahan produktif seluas 10 hektare di wilayah Air Joman untuk penanaman jagung yang melibatkan pembinaan kemandirian warga binaan.
Abdillah menilai langkah Kalapas Labuhan Ruku menunjukkan kepemimpinan progresif dan visioner. Menurutnya, program pertanian ini tidak hanya fokus pada pemenuhan pangan, tetapi juga membangun keterampilan, produktivitas, dan kemandirian mental warga binaan. “Program yang digagas Bapak Dr. Hamdi Hasibuan sangat positif dan patut diapresiasi. Ini keseriusan Lapas Labuhan Ruku mendukung ketahanan pangan sekaligus menghadirkan pelatihan produktif bagi warga binaan,” ujar Abdillah, Jumat (08/05/2026).
Sebelumnya, Kalapas Labuhan Ruku bersama Tim Bimbingan Kerja dan jajaran struktural meninjau langsung lahan di Air Joman. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum dimanfaatkan optimal. Dalam kegiatan itu, Hamdi Hasibuan ikut serta membersihkan semak belukar dan material yang menghambat pengolahan tanah.
Hamdi Hasibuan menyampaikan program ketahanan pangan ini merupakan dukungan nyata terhadap program pemerintah memperkuat sektor pangan nasional. Selain itu, kegiatan pertanian diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan pelatihan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki kemampuan produktif setelah bebas dan kembali ke masyarakat.
Abdillah menambahkan, sinergi pembinaan warga binaan dengan pengembangan sektor pertanian memiliki dampak sosial jangka panjang. Menurutnya, program ini dapat menjadi model pelatihan modern yang bersifat rehabilitatif, edukatif, dan ekonomis sekaligus.
IMM Batu Bara menyatakan mendukung penuh inovasi Lapas Labuhan Ruku dalam menciptakan program pembinaan berkelanjutan. Abdillah berharap pengelolaan lahan jagung 10 hektare itu berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.
(R Ramadhan)

