BANKEP — Menjelang hari raya Idulfitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan terus memperkuat pengamanan wilayah melalui Operasi Pekat I Tinombala-2026. Pada Selasa (24/2/2026), Satgas I Preemtif melakukan langkah proaktif dengan menggelar penyelidikan dan penggalangan intensif guna menekan angka penyakit masyarakat (pekat) di wilayah hukum Polres Bangkep.
Fokus utama kegiatan kali ini diarahkan pada pemberantasan peredaran minuman keras (miras) dan aksi premanisme yang kerap meresahkan warga. Personel kepolisian diterjunkan langsung ke wilayah Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, mulai pukul 09.00 hingga 23.00 WITA untuk memetakan titik-titik rawan serta melakukan pendekatan persuasif kepada elemen masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Banggai Kepulauan, AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dini. Menurutnya, keberadaan miras sering kali menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban di tengah lingkungan sosial.
"Kami melakukan penyelidikan mendalam terkait adanya aktivitas penjualan serta konsumsi miras di wilayah Totikum. Langkah penggalangan juga dilakukan agar masyarakat sadar akan bahaya penyakit masyarakat ini, terutama dalam menjaga kesucian bulan Ramadan dan kekhusyukan jelang Lebaran," ujar AKP Nanang Afrioko.
Melalui operasi ini, Polres Bangkep menargetkan terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku premanisme serta memutus rantai peredaran miras ilegal yang berpotensi memicu konflik antarwarga.
Sebagai penutup, AKP Nanang Afrioko mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian. Warga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban umum agar perayaan Idulfitri 1447 H di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan dengan khidmat dan damai.
(Yudha)