Iklan

Iklan

,

Iklan

IMM Kabupaten Batu Bara Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

xtrens
Jumat, 09 Januari 2026, 22:01 WIB Last Updated 2026-01-09T16:21:25Z


IMM


BATU BARA — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Batu Bara dengan tegas menyatakan penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Wacana tersebut dinilai sebagai langkah mundur bagi demokrasi dan bertentangan dengan amanat konstitusi serta semangat Reformasi 1998.


Ketua IMM Kabupaten Batu Bara, Abdillah Azis Tarigan, menilai bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan hasil dari perjuangan panjang reformasi untuk mengembalikan kedaulatan kepada rakyat. Upaya mengembalikan mekanisme pemilihan kepada DPRD tidak hanya mencederai nilai demokrasi, tetapi juga berpotensi membuka ruang praktik politik transaksional dan oligarki kekuasaan.


“Pilkada langsung adalah perwujudan dari prinsip kedaulatan rakyat sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jika pilkada dikembalikan kepada DPRD, maka rakyat kehilangan hak politiknya untuk menentukan pemimpin di daerahnya sendiri,” tegas Abdillah


Ketua IMM Kabupaten Batu Bara, Abdillah Azis Tarigan, juga menilai bahwa wacana tersebut bertolak belakang dengan semangat desentralisasi dan demokratisasi yang menjadi fondasi utama sistem pemerintahan pasca Reformasi. Demokrasi tidak boleh direduksi hanya atas nama efisiensi atau stabilitas politik, karena substansi demokrasi adalah partisipasi aktif rakyat dalam proses pengambilan keputusan politik.


Sebagai organisasi mahasiswa yang berkomitmen pada nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan, IMM Kabupaten Batu Bara menyatakan sikap sebagai berikut:


Menolak dengan tegas pilkada dipilih DPRD.


Mendesak pemerintah dan DPR RI untuk tetap menjaga dan memperkuat sistem pilkada langsung sebagai wujud kedaulatan rakyat.


Mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, mahasiswa, dan pemuda untuk mengawal demokrasi dan menolak segala bentuk kebijakan yang berpotensi memundurkan demokrasi.


IMM Kabupaten Batu Bara menegaskan akan terus berada di barisan rakyat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, konstitusi, dan cita-cita Reformasi demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Tutup Abdillah


(Red)

Iklan