SUMUT, — Musa Rajekshah, atau yang lebih dikenal sebagai Ijeck, resmi dicopot dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara.
Keputusan ini diambil melalui Surat Keputusan DPP Golkar Nomor Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025, yang ditandatangani oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekjen Muhammad Sarmuji pada 17 Desember 2025.
Ahmad Doli Kurnia Tandjung ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD untuk mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) ke depan.
Penggantian ini disebut sebagai bagian dari konsolidasi internal partai dan percepatan penyelenggaraan Musda Golkar Sumut, bukan karena masalah kinerja Ijeck.
Sekjen Sarmuji menegaskan bahwa langkah ini tidak terkait masalah kinerja, melainkan bagian dari konsolidasi internal partai. Ijeck sendiri direncanakan diangkat ke pengurus DPP tingkat pusat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya.
Ijeck mengaku awalnya kaget dan kecewa, tapi akhirnya menerima keputusan tersebut dengan sikap santai.
Kasus ini disebut sebagai "kudeta senyap" di kalangan pengamat politik, meski tidak ada indikasi konflik terbuka.
Fokus Golkar kini beralih ke penguatan struktur jelang Musda, di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompetitif.
(R Ramadhan)

