JAKARTA, — Agus Flores mengambil alih jabatan sebagai Ketua Fast Respon Nusantara (FRN) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sutra (YLKIS) Bali, dengan visi membangun kemitraan strategis.
Langkah ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan upaya memperkuat sinergi dengan berbagai instansi untuk meningkatkan pelayanan publik dan penegakan hukum di Bali.
Agus Flores menegaskan, "Saya pegang dulu Bali, saya sudah perintahkan Sekjen DPP untuk buat SK saya," sebagai sinyal seriusnya komitmen ini.
Rencananya, ia akan mendirikan YLKIS Bali untuk memantau pelayanan jasa dan penegakan hukum, terutama terkait produk dan barang ilegal.
Kemitraan yang ingin diperkuat meliputi Polda Bali, BNN Bali, Bandara Bali, Pelabuhan Bali-Banyuwangi, Lapas Bali, Imigrasi Bali, Lantas (Samsat) se-Bali, dan Jasa Raharja.
Fokusnya adalah meningkatkan koordinasi untuk pelayanan publik yang lebih efektif dan penegakan hukum yang lebih tegas.
Dengan memimpin FRN dan YLKIS Bali, Agus Flores berharap dapat mendorong hubungan baik antarinstansi, menciptakan ekosistem yang mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat. "Perkuat sinergi penegakan hukum dan pelayanan publik," tegasnya.
(R Ramadhan)

