TAPSEL, — Bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, telah menyebabkan 15 warga meninggal dunia, 37 orang luka-luka, dan 3 orang hilang. Data ini berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalpos PB) BPBD Sumatera Utara.
Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Sekitar 12 ribu unit rumah rusak dan 1 unit sekolah terkena dampaknya. Warga yang terpaksa mengungsi mencapai 3.000 jiwa.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, jumlah korban meninggal dunia mencapai 4 orang, dengan warga yang luka-luka masih dalam proses pendataan. Sementara itu, di Kabupaten Mandailing Natal, 561 kepala keluarga atau 2.244 jiwa terpaksa mengungsi, dengan 13 rumah rusak berat dan 85 hektar lahan pertanian rusak akibat banjir.
Pemerintah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus memantau situasi dan melakukan upaya penanganan darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi dari petugas di lapangan.
(R Ramadhan)

