Iklan

Iklan

,

Iklan

PSBD VII Batu Bara Hadirkan Pesona Budaya Melayu, Kapolres Diwakili Kabag Ops Hadiri Acara Puncak

xtrens
Sabtu, 15 November 2025, 12:03 WIB Last Updated 2025-11-15T05:03:42Z
Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Kabupaten Batu Bara kembali digelar meriah di Lapangan Sepak Bola Inderapura, Kelurahan Indrasakti,


BATU BARA — Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Kabupaten Batu Bara kembali digelar meriah di Lapangan Sepak Bola Inderapura, Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Jumat (14/11/2025) malam. Kegiatan yang menampilkan ragam seni budaya Etnis Melayu itu dihadiri sekitar 1.000 orang, termasuk jajaran Forkopimda dan sejumlah tokoh etnis di Batu Bara.


Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Hotasi Hasian Nainggolan, S.H., M.H. diwakili Kabag Ops Kompol Zulham S.H., M.H., turut hadir bersama berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat.


Acara ini juga dihadiri Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH., M.Si, Ka BNN Batu Bara AKBP Arnis Syafni Yanti, SE, MM, perwakilan Dandim 0208/AS, Ketua DPRD sekaligus Ketua MABMI Batu Bara M. Safii SH, Ketua KPU Erwin S. Sos, Wakil Bupati Syafrizal S.E., M.AP, serta sejumlah pimpinan etnis seperti Melayu, Jawa, Mandailing, Sunda, Banjar, Minang, Tionghoa, India Serumpun, dan Karo.


Acara dimulai pukul 21.00 WIB diawali doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia PSBD VII yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi dan pelestarian budaya.


Penampilan Senandung Batu Bara membuka suasana malam kebudayaan, kemudian disusul sambutan Ketua DPRD Batu Bara/MABMI M. Safii SH yang menegaskan komitmen untuk melestarikan seni dan adat dari berbagai suku di Batu Bara.


Salah satu momen sakral pada malam itu adalah pemasangan kain songket dan prosesi tepung tawar kepada Bupati Batu Bara.


Bupati: “Makanan Khas Batu Bara Harus Mendunia”


Dalam sambutannya, Bupati H. Baharuddin Siagian mengapresiasi penyelenggaraan PSBD VII. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong pelestarian budaya, termasuk revitalisasi Rumah Adat Lima Laras sebagai ikon budaya Melayu Batu Bara.


“Kami ingin makanan khas Batu Bara mendunia. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan kampung nelayan sebagai bagian dari penguatan sektor budaya dan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.


Ia juga mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas wilayah serta menjauhi narkoba yang dapat merusak generasi muda.


Malam PSBD VII semakin semarak dengan penampilan dengan ditampikan Tari Zapin Melayu, Hiburan musik dari Band Lebah Begantung dan lebih menegangkan lagi tampilnya Aksi dari Grup Debus.


(R Ramadhan)


Iklan