Iklan

Iklan

,

Iklan

Pengajuan KUR 100 juta tanpa jaminan sama sekali

xtrens
Kamis, 20 November 2025, 12:11 WIB Last Updated 2025-11-20T05:11:50Z
pengajuan KUR 100 juta tanpa jaminan sama sekali




JAKARTA, — Kredit Usaha Rakyat (KUR) kini makin mudah diakses oleh pelaku usaha kecil dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa memerlukan jaminan atau agunan apapun. 



Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mikro dan memudahkan UMKM memperoleh modal kerja dengan bunga rendah. Menteri Koperasi dan UMKM menegaskan bahwa bank tidak boleh meminta jaminan fisik untuk KUR di bawah Rp100 juta demi memberikan kepercayaan dan kemudahan bagi pelaku usaha.




Usaha mikro yang sudah berjalan minimal 6 bulan dapat mengajukan KUR ini dengan persyaratan dokumen relatif sederhana, seperti identitas dan surat keterangan usaha. Bank akan menilai kelayakan usaha dan potensi pengembalian dana berdasarkan survei serta catatan kredit calon debitur. Dalam skema ini, penjaminan dilakukan oleh lembaga penjaminan seperti Askrindo dan Jamkrindo sehingga tidak diperlukan jaminan tambahan dari peminjam.



Bunga yang dikenakan pada KUR sampai Rp100 juta ini sangat rendah, maksimal 6% per tahun dengan masa tenor sampai 3 tahun, sehingga membantu meringankan beban peminjam. Skema ini diharapkan dapat mengurangi hambatan pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dan juga menciptakan lapangan kerja baru.



Dengan fasilitas ini, diharapkan pertumbuhan UMKM di berbagai daerah dapat semakin merata.Bank-bank penyalur KUR aktif melakukan sosialisasi agar pelaku usaha, terutama dari kalangan usaha mikro hingga kecil, dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.



Selain itu, pemerintah juga mengimbau pelaku usaha untuk memanfaatkan KUR untuk pengembangan usaha yang produktif dan tidak digunakan untuk konsumtif agar dampak positifnya terasa maksimal.



Kebijakan KUR tanpa jaminan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan membangun ekosistem bisnis yang inklusif. 


Dengan kemudahan pengajuan dan bunga rendah, diharapkan semakin banyak UMKM yang tumbuh dan berkembang untuk memperkuat perekonomian Indonesia secara keseluruhan.


(R Ramadhan)

Iklan