BATU BARA — Kejadian dramatis menimpa seorang nelayan bernama Irwan (38 tahun) di perairan Bagan Batak, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara.
Pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, Irwan berangkat melaut menggunakan sampan jaring selapis, namun mesin sampannya tiba-tiba mati, menyebabkan ia terombang-ambing di laut hingga terbawa arus ke perairan Silo Baru, Kabupaten Asahan.
Laporan awal kejadian ini diterima BPBD Kabupaten Batu Bara pada Kamis malam pukul 20.00 WIB dari pemerintah desa setempat. Menanggapi laporan tersebut, tim SAR gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Batu Bara, Basarnas Tanjung Balai, Pol Airud, TNI AL, serta masyarakat setempat langsung bergerak untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di perairan tersebut.
Setelah melakukan pencarian intensif selama hampir satu hari, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Irwan pada Jumat (24/10/2025) pukul 13.30 WIB dalam kondisi selamat di sekitar perairan Silo Baru, Kabupaten Asahan.
Evakuasi ini menunjukkan kerja sama yang solid antara berbagai instansi dan masyarakat dalam menjaga keselamatan warga di wilayah pesisir Batu Bara.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan nelayan serta perlengkapan alat transportasi laut yang aman dan terawat untuk menghadapi kondisi cuaca dan situasi di perairan.
BPBD Batu Bara mengimbau masyarakat dan pihak terkait agar selalu meningkatkan kewaspadaan demi mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali.
BPBD Kabupaten Batu Bara menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh aparat dan masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran dalam meningkatkan penanganan bencana laut di daerah tersebut, sehingga diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.
(R Ramadhan)

