Iklan

Iklan

 
,

Iklan

Level III Siaga Anak Krakatau, Sekolah di Banten Dialihkan ke Belajar dari Rumah

xtrens
Minggu, 06 September 2026, 23:32 WIB Last Updated 2026-09-06T16:32:52Z

 

Menyikapi status Level III Siaga Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Provinsi Banten memutuskan mengalihkan proses pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh.


SERANG — Menyikapi status Level III Siaga Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Provinsi Banten memutuskan mengalihkan proses pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh. Kebijakan ini berlaku untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh di seluruh Banten.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dalam Surat Edaran Nomor: T-400.3.1/4237/Dindikbud/2026 menyatakan bahwa langkah antisipatif ini diambil demi melindungi peserta didik dari dampak abu vulkanik. Arahan tersebut sejalan dengan instruksi Gubernur Banten.


Pelaksanaan PJJ dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, mulai 7 sampai 9 September 2026. Seluruh sekolah negeri dan swasta pada jenjang SMA, SMK, dan SKh diwajibkan mengikuti ketentuan tersebut dan menyesuaikan metode pembelajaran dari rumah.


Dalam imbauannya, Dindikbud Banten meminta peran aktif orang tua untuk membimbing anak selama PJJ. Selain itu, masyarakat diminta membatasi kegiatan di luar ruangan. Jika harus keluar rumah, penggunaan masker medis atau respirator sangat disarankan untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.


Ke depan, Dindikbud akan terus berkoordinasi dengan DLH dan BPBD Provinsi Banten terkait perkembangan ISPU dan distribusi abu vulkanik. Kebijakan lanjutan akan ditentukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan. Pemprov Banten mengajak seluruh pihak untuk tetap tenang, waspada, dan bersama menjaga kesehatan anak-anak.


(Red)

Iklan