Iklan

Iklan

 
,

Iklan

Gerak Cepat Semut Tangsel: 3.000 Masker Dibagikan Cegah Dampak Debu Vulkanik

xtrens
Minggu, 06 September 2026, 18:07 WIB Last Updated 2026-09-06T11:23:41Z


Semut Tangsel menggelar aksi pembagian 3.000 masker kepada warga di Tangerang Selatan



TANGSEL — Merespons potensi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Komunitas Semut Tangsel menggelar aksi pembagian 3.000 masker kepada warga di Tangerang Selatan pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kualitas udara yang mulai menurun.


Sebanyak delapan anggota bersama Ketua Semut Tangsel, Suhery Wiguna, menyebar ke beberapa lokasi strategis. Sasaran pembagian adalah pengguna jalan, pekerja di fasilitas umum, warga di asrama yatim, serta pengemudi ojek online yang menunggu di basecamp.


Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan aktivitas masyarakat yang tinggi di ruang terbuka. Di antaranya stasiun, lampu merah, dan titik kumpul transportasi. Tujuannya agar masker dapat langsung digunakan oleh warga yang mobilitasnya tidak bisa ditunda.


Suhery Wiguna menekankan pentingnya penggunaan masker yang tepat. Masker kain dinilai kurang efektif menyaring partikel abu vulkanik. Ia menyarankan penggunaan N95 atau KN95 dan mengajak warga memantau informasi resmi dari pihak berwenang terkait kondisi udara.


Selain penggunaan masker, warga juga diimbau melakukan langkah pencegahan lain. Seperti tetap berada di dalam rumah saat abu tebal, tidak menjemur pakaian di luar, membasahi area sebelum menyapu, menjaga hewan peliharaan di dalam rumah, serta membersihkan kendaraan dengan air mengalir terlebih dahulu.


Semut Tangsel berharap aksi ini tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya abu vulkanik. Komunitas menegaskan akan terus aktif dalam kegiatan sosial untuk mendukung kesehatan dan keselamatan warga Tangerang Selatan.


(Red)

Iklan