Iklan

Iklan

,

Iklan

Ketua Satgas MBG Batu Bara Tegaskan Dapur SPPG Prioritaskan Masyarakat Desil 1 dan 2

xtrens
Selasa, 28 Juli 2026, 08:43 WIB Last Updated 2026-07-28T01:46:32Z
BATU BARA — Ketua Satgas Program Makan Bergizi (MBG) yang juga Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menegaskan agar seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengutamakan warga sekitar, terutama masyarakat kategori desil 1 dan 2 (miskin ekstrem), dalam proses perekrutan pekerja.
Foto: Ilustrasi


BATU BARA Ketua Satgas Program Makan Bergizi (MBG) yang juga Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menegaskan agar seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengutamakan warga sekitar, terutama masyarakat kategori desil 1 dan 2 (miskin ekstrem), dalam proses perekrutan pekerja.


Pernyataan tersebut disampaikan Syafrizal ketika di konfirmasi tim awak media lewat WhatsApp, terkait adanya dugaan perekrutan pekerja di SPPG, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara yang dinilai tidak memprioritaskan warga sekitar pada Senin, (27/7/2026).


Menurut Syafrizal, warga sekitar harus menjadi perioritas kecuali jika tidak ada yang memenuhi syarat atau bersedia, barulah kesempatan dibuka bagi warga dari luar. 


Dia memastikan, Satgas MBG akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh dapur SPPG, termasuk yang belum beroperasi.


"Pengelola Yayasan diwajibkan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan pemerintah. Setiap kekeliruan maupun pelaksanaan yang tidak sesuai SOP akan kami evaluasi," tambahnya.


Sikap tegas Ketua Satgas mendapat apresiasi dari Pembina Aliansi Kontrol Sosial Kabupaten Batu Bara, Adnan. Menurutnya, arahan tersebut harus menjadi pedoman seluruh pengelola dapur SPPG termasuk dekat terminal itu.


Bahkan, hal ini dalam upaya agar tidak mengabaikan hak masyarakat sekitar untuk memperoleh kesempatan menjadi relawan.


"Program MBG bukan hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Jangan sampai tujuan mulia program Presiden ini bergeser karena pelaksanaannya tidak berpihak kepada masyarakat lokal," tegas Adnan.


Adnan berharap, komitmen Ketua Satgas benar-benar diterapkan di lapangan sehingga seluruh dapur SPPG di Kabupaten Batu Bara berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah.


(Tim-xtrens.com)

Iklan